Semesta Project Lanjutkan Aksi Peduli untuk Warga Sukmajaya yang Membutuhkan

Depok — Program sosial Semesta Project yang digagas oleh pelajar NU Kecamatan Sukmajaya terus berlanjut. Pada Sabtu, 19 Juli 2025, tim kembali menyalurkan bantuan kepada dua warga Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, yang tengah berjuang menghadapi kondisi hidup yang serba terbatas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Semesta Project untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi mereka yang membutuhkan. Ketua pelaksana menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Penerima pertama pada hari Sabtu adalah Ibu Asiah, warga RT 05 RW 21. Ia tinggal bersama putranya, Iwan, yang sejak kecil mengalami disabilitas akibat pembekuan darah. Berbagai terapi pernah dijalani, namun kondisinya tidak juga membaik.

Sejak sang suami wafat, kehidupan Ibu Asiah semakin sulit. Ia menuturkan, meskipun memiliki anak-anak yang kini sudah berumah tangga dan tinggal di Tangerang serta Ciseeng, mereka tidak dapat banyak membantu. Bantuan keuangan hanya sesekali datang, itupun tidak rutin.

“Biarpun banyak saudara, tapi seperti tidak ada yang peduli. Tidak ada yang bisa menjamin. Bahkan bantuan pemerintah pun dibilang sudah kadaluarsa karena sudah lima tahun lebih, dan berhentinya pun tidak pernah dikasih tahu sebabnya apa,” ucapnya lirih saat ditemui tim Semesta Project.

Penerima kedua adalah Nenek Sinah, warga RT 04 RW 21. Di usia senjanya yang telah mencapai 90 tahun, Nenek Sinah masih bersemangat menjalani hidup meski keterbatasan fisik mulai dirasakan. Ia tinggal bersama anaknya, Pak Iwan, yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring, sementara menantunya berjualan rengginang untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Namun, penghasilan keluarga sangat pas-pasan. Motor yang menjadi alat utama Pak Iwan mencari nafkah sudah lama tidak diganti, bahkan pajaknya pun telah mati.

READ  PAC IPNU-IPPNU Sukmajaya Luncurkan Semesta Project, Salurkan Bantuan untuk Warga yang Membutuhkan

Nenek Sinah sendiri telah dua kali terjatuh di kamar mandi tanpa diketahui siapa pun. Matanya pernah dioperasi sehingga penglihatannya kini berkurang, begitu juga pendengarannya yang sudah menurun. Meski demikian, ia tetap tegar dan menyempatkan diri untuk mengaji.

“Saya memang nggak punya apa-apa, tapi alhamdulillah saya punya banyak guru,” tutur Nenek Sinah dengan senyum kecil penuh syukur.

Melalui bantuan berupa paket sembako dan uang tunai, tim pelajar NU Sukmajaya berharap bisa sedikit meringankan beban hidup kedua penerima. Ketua tim, Habil menyampaikan, kegiatan ini adalah wujud nyata dari ajaran Islam untuk peduli kepada sesama.

“Bantuan ini memang tidak seberapa, tetapi semoga menjadi penguat bagi mereka, sekaligus pengingat bagi kita semua untuk tidak lelah berbagi,” ujarnya.

Program Semesta Project mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena menyentuh langsung masyarakat yang selama ini luput dari perhatian. Tim pelajar NU Sukmajaya berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini dengan lebih luas dan berkesinambungan.

Kontributor: Aditya Ishlahuddin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *