Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Limo sukses menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) II yang berlangsung di Pesantren Al Manar Azhari pada Sabtu-Minggu, 30–31 Mei 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter kader yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan, keorganisasian, dan wawasan kebangsaan para peserta. Kegiatan kaderisasi dasar tersebut diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kecamatan Limo.
Ketua PC IPNU Kota Depok, Sahal Rajabi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kaderisasi merupakan elemen fundamental dalam keberlangsungan sebuah organisasi. Menurutnya, masa depan organisasi sangat bergantung pada proses kaderisasi yang berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Kaderisasi adalah manifestasi nyata dari gerakan sebuah organisasi. Jika kita melaksanakan kaderisasi, berarti kita sedang menyiapkan masa depan organisasi. Sebaliknya, jika kaderisasi berhenti, maka akan mati pula masa depan organisasinya. Karena sejatinya kaderisasi adalah nyawa organisasi,” ujarnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat belajar dan kesungguhan dalam berproses sebagai kader.
“Datanglah tidak hanya sebagai peserta, tetapi hadir sebagai calon kader yang siap belajar, siap bertumbuh, dan siap menambah pengetahuan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua MWC NU Limo, KH. Yusron Hamdi, menekankan pentingnya posisi IPNU dan IPPNU dalam sistem kaderisasi Nahdlatul Ulama. Menurutnya, kedua badan otonom tersebut merupakan gerbang utama bagi generasi muda NU untuk mengenal dan berproses di lingkungan organisasi.
“Dalam hal kaderisasi di Nahdlatul Ulama, IPNU dan IPPNU merupakan kaderisasi paling awal dan gerbang utama dalam proses pembentukan kader. Ini menjadi langkah penting bagi generasi muda yang ingin berkhidmat di lingkungan Nahdlatul Ulama,” tuturnya.
Ketua PAC IPNU Limo, Muhammad Ferdiansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Makesta II dapat menjadi titik awal lahirnya kader-kader yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan organisasi di masa mendatang.
“Terima kasih atas partisipasi seluruh peserta Makesta II Kecamatan Limo. Harapan besar kami, semoga kaderisasi ini memberikan manfaat dan melahirkan kader-kader yang dapat berkontribusi untuk Kecamatan Limo di masa yang akan datang,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, PAC IPNU-IPPNU Limo berharap dapat terus memperkuat basis kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama sekaligus menyiapkan generasi muda yang siap melanjutkan estafet perjuangan organisasi di tengah dinamika zaman yang terus berkembang.



