Di tengah hiruk-pikuk bulan Ramadan, ada pemandangan yang beda dan menyejukkan di wilayah Kecamatan Cipayung, Depok. Rekan dan rekanita Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cipayung sukses menggelar agenda Pesantren Kilat (Sanlat) yang hari ini memasuki hari kedua, pada Jum`at (27/02).
Dengan kehadiran 23 peserta yang super semangat, kegiatan ini berjalan dengan vibes yang positif. Antusiasme peserta yang tinggi jadi bukti kalau anak muda Cipayung punya energi besar untuk hal-hal yang bermanfaat, asalkan dikelola dengan wadah yang seru dan tepat.
Ketua PAC IPNU Kecamatan Cipayung, Nabil Rafif Yusuf, mengungkapkan rasa syukurnya melihat progres kegiatan yang berjalan smooth sejak hari pertama.
“Alhamdulillah kegiatan ini terus berlangsung dengan lancar dan sukses tanpa ada kendala. Saya sangat senang karena masyarakat sekitar benar-benar antusias dan ngebantu acara kami dari hari pertama sampai hari kedua ini,” ujar Nabil.
Lebih lanjut, Nabil menyinggung fenomena yang lagi marak belakangan ini, yakni aksi perang sarung yang bikin resah warga. Baginya, kegiatan Sanlat ini adalah sebuah ajakan untuk “pindah jalur” ke hal yang lebih berfaedah.
“Saya harap ini bisa memotivasi pelajar-pelajar lain agar membuat acara yang sifatnya bermanfaat ke masyarakat dibanding ikut perang sarung di bulan Ramadan ini,” tegasnya.
Langkah yang dilakukan PAC IPNU IPPNU Cipayung ini menjadi pengingat bahwa organisasi pelajar punya peran vital untuk mengarahkan energi pemuda ke hal yang edukatif. Dengan kolaborasi antara pengurus, peserta, dan dukungan warga Cipayung, Sanlat ini berhasil menciptakan suasana Ramadan yang lebih bermakna.



