Sukmajaya — Program sosial Semesta Project kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Tim Semesta Project menyambangi salah satu penerima bantuan yang berada di RT 03 RW 29, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada Sabtu (13/12/25).
Penerima bantuan kali ini adalah Ibu Hafsah, seorang ibu yang dikenal tegar meski harus menjalani hidup dalam kondisi kesehatan dan ekonomi yang serba terbatas.
Kondisi kesehatan Ibu Hafsah terus mengalami penurunan. Penyakit asam lambung yang dideritanya secara parah menjadi awal dari berbagai gangguan kesehatan lain. Ia pernah mengalami kondisi hingga tidak mampu berjalan akibat penyakit saraf yang kadang tiba-tiba menyerang, dan sejak saat itu kesehatannya tidak pernah benar-benar pulih.
Saat ini, penglihatannya semakin memudar akibat katarak, sementara pendengarannya juga mengalami gangguan. Dengan kondisi tubuh yang lemah, aktivitas sehari-hari kini lebih banyak dijalani di dalam rumah.
Ibu Hafsah memiliki dua orang anak laki-laki. Anak pertamanya yang berusia 19 tahun harus memikul tanggung jawab besar sebagai tulang punggung keluarga. Sejak kecil, ia telah terbiasa bekerja demi membantu perekonomian rumah tangga.
Kondisi tempat tinggal Ibu Hafsah juga memprihatinkan. Rumah yang mereka tempati kerap dilanda banjir, bahkan air pernah mencapai ketinggian lebih dari satu meter.

Saat hujan deras turun sejak sore hari, keluarga ini terkadang tidak dapat tidur semalaman dan harus menunggu air surut terlebih dahulu sebelum membersihkan rumah.
Banjir yang berulang kali datang menyebabkan banyak kerusakan. Plafon rumah hancur, lemari rusak, dan sejumlah perabotan tidak lagi dapat digunakan.
Ibu Hafsah mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengajukan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), namun hingga lebih dari satu tahun berjalan, belum ada kejelasan tindak lanjut.
Salah seorang tim Semesta Project, Habil Aulia Mufa, menyampaikan bahwa kondisi Ibu Hafsah menjadi pengingat bagi banyak pihak.
“Kondisi Ibu Hafsah saat ini menjadi tamparan bagi kita semua bahwa dalam situasi apa pun rasa syukur harus tetap dijunjung. Bu Hafsah adalah seorang single parent yang saat ini menderita kanker dan gangguan saraf, serta tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni. Namun beliau tetap kuat menjalani hidup dan selalu melihat hikmah dengan merasa masih ada yang kondisinya lebih berat,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Hafsah menyampaikan harapannya atas kehadiran generasi muda melalui aksi sosial seperti Semesta Project.
“Semoga aksi dari kepemudaan seperti Semesta ini bisa menjadi teladan, dan niat baiknya dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya.
Melalui penyaluran bantuan ini, Semesta Project menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membawa kepedulian, serta menumbuhkan harapan bagi warga yang hidup dalam keterbatasan.



